Hy Takelicious Indonesia..^^
Pasti udah pada tau dong duo HT ini, itu loh, duo sahabat Haruma & Miura. Aktor Miura Haruma (21) dan Satou Takeru (22) mengadakan perjalanan ke
pulau Kalimantan, Asia Tenggara (bilang aja ke Indonesia & Malaysia
heheh), rekaman perjalanan tersebut akan dirilis dalam bentuk DVD. Seri
kedua [HT~赤道の真下で、锅をつつく~] katanya sih sudah dirilis 11 september 2011 lalu.
Sepasang sahabat ini untuk pertama kalinya berkunjung ke pulau tersebut,
mereka mendapat pengalaman seperti memelihara orang utan. Kemudian
mereka mengunjungi sebuah SD di daerah tersebut. Satou mengatakan “’We
meet elephants, fight with bugs in our hotels, it’s a complete survival
experience”. Sementara itu Miura mengatakan “It’s not just about me and
Takeru in private, there is also respecting nature, and thinking about
how humans can co-exist with animals’”.
Admin nemu sedikit obrolan mereka yang lumayan gokil nih pas mereka lagi mejeng ke Borneo. Berikut obrolannya.. ^^
Takeru: Kimochiiiiiii (FEELS GREATTTT)
Haruma: Gemushi? (Caterpillar?) *salah denger
Hahaha, ketika mereka mempersiapkan diri untuk memasuki hutan, Takeru katanya membenci serangga dan hal-hal yang menyeramkan. Saat itulah ia bertemu seekor ulat berbulu dan panik di hutan hahahaha.
Jumat, 03 Februari 2012
Kisah Takeru Yang Tak Terlupa - Part II
Udah lama nih admin ga ngelanjutin "Kisah Takeru Yang Tak Terlupa - Part I"!!
Nah.. Sekarang kita lanjutin ke Part II nya yuk!! Cekidot guys.. ^^
Saat SMP aku bergabung
dalam klub baseball, dan guru pengawasnya adalah guru yang paling galak di sekolah,
hahaha. Beliau mengajar olahraga, dan saat kelas tiga ia mejadi wali kelasku.
Baik di kelas maupun saat kegiatan klub, ia selalu saja marah-marah dan
membuatnya terkenal di sekolah sebagai guru yang menakutkan. Tapi, aku sama
sekali tidak pernah merasa takut. Itu karena aku bukan murid yang sering
dimarahinya, hahaha. Mungkin karena aku memiliki aura yang tidak mudah
dimarahi, hahaha.Menurutku beliau marah juga karena ada alasannya, dan ia galak
terhadap tim baseball kami karena ingin memperkuat anggota tim. Menariknya,
beliau sangat tidak suka susu. Sudah jadi aturan tak tertulis bahwa makanan
untuknya tidak boleh diberi susu. Tapi, ada anak yang memasukkan susu ke
makanannya saat kami berkumpul untuk makan bersama. Akhirnya, guru itu pulang
tanpa makan sedikit pun. Insiden itu menjadi cerita tersendiri bagi kami.
Nah.. Sekarang kita lanjutin ke Part II nya yuk!! Cekidot guys.. ^^
Klub
Baseball Yang Menakutkan
Saat SMP aku bergabung
dalam klub baseball, dan guru pengawasnya adalah guru yang paling galak di sekolah,
hahaha. Beliau mengajar olahraga, dan saat kelas tiga ia mejadi wali kelasku.
Baik di kelas maupun saat kegiatan klub, ia selalu saja marah-marah dan
membuatnya terkenal di sekolah sebagai guru yang menakutkan. Tapi, aku sama
sekali tidak pernah merasa takut. Itu karena aku bukan murid yang sering
dimarahinya, hahaha. Mungkin karena aku memiliki aura yang tidak mudah
dimarahi, hahaha.Menurutku beliau marah juga karena ada alasannya, dan ia galak
terhadap tim baseball kami karena ingin memperkuat anggota tim. Menariknya,
beliau sangat tidak suka susu. Sudah jadi aturan tak tertulis bahwa makanan
untuknya tidak boleh diberi susu. Tapi, ada anak yang memasukkan susu ke
makanannya saat kami berkumpul untuk makan bersama. Akhirnya, guru itu pulang
tanpa makan sedikit pun. Insiden itu menjadi cerita tersendiri bagi kami.
Guru Les
Yang Punya Cerita Menarik
Saat kelas tiga SMP aku
ikut kelas bimbingan belajar, dan gurunya sungguh menarik. Karena aku tidak
ingin pergi ke pusat bimbingan belajar yang besar, aku dan teman-teman di klub
baseball sengaja memilih kelas lebih kecil. Aku menjadi suka dengan pelajaran
matematika dan sains. Gurunya memiliki cara menarik untuk mengajarkan
benda-benda langit dan matematika. Tiap kali mengikuti kelasnya terasa sungguh
menyenangkan. Berkat beliau nilai-nilaiku di sekolah, terutama untuk mata
pelajaran matematika dan saing jadi meningkat. Aku juga mendiskusikan pilihan
untuk jenjang pendidikanku selanjutnya dengan beliau. Aku memang suka
berbincang-bincang, apalagi bila mengenai topik yang sangat menarik
perhatianku. Misalnya tentang sejarah arak atau masakan. Selain ingin
mendengarnya, aku juga berharap bisa menjadikannya pengetahuan baru untukku.
Persahabatan
Dengan Teman-Teman Dance
Bagiku, pertemuan dengan
teman-teman dance adalah hal besar dalam hidupku. Saat SMP ada seorang teman
perempuan yang mengikuti dance, dan berkat dia aku jadi bergabung dalam kelas
dance. Aku mulai serius dengan dance saat kelas 1 SMA, dan berkat dance aku
makin memiliki banyak teman di sekolah dan di jalanan tempat para penari
berkumpul. Meski kami tak banyak berbicara, tapi melalui dance aku merasa aku
jadi dekat dengan mereka seperti sahabat. Ada banyak penari hebat di luar sana, dan mereka membuatku makin terpacu untuk
berusaha lebih baik lagi. Kami saling mengajari dan memberi semangat.Sebenarnya
ada teman perempuan di sekoalh dance yang kusuka. Ia sangat jago di tarian hip
hop dan jazz. Karena kelas kami berbeda, aku jarang bisa bertemu dengannya.
Karena itu, aku sangat menantikan saat semua murid tampil untuk tugas akhir.
Hall yang dipakai untuk pertunjukan tersebut sungguh bermakna bagiku.
Panggungnya lebih besar dari yang biasa kami pakai, dan rasanya kami jadi
bersemangat. Tanpa mengenal perbedaan kelas, kami semua bersatu untuk
menampilkan pertunjukan yang terbaik. Bila biasanya aku menari sesuai
keinginanku sendiri, dalam pertunjukan akhir tersebut aku harus berlatih
bersama yang lain sesuai koreografi. Kami juga memikirkan kostumnya dengan
baik. Pertama-tama kami tampil mengenakan kaus warna ungu dan celana tentara.
Di penampilan kedua kami mengenakan pakaian hitam-hitam. Di penampilan
terakhir, kami memakai kemeja putih dan dasi. Saat aku harus meninggalkan
sekolah dance untuk membintangi KAMEN RIDER DEN-OH, semua temanku di sekolah
dance menulis ucapan perpisahan untukku. Tapi, bukannya di selembar kartu,
mereka menulisnya di atas T-shirt. Aku sungguh senang karena mereka banyak
menulis pesan penuh dorongan. Sampai sekarang T-shirt itu masih kusimpan dan
kujaga dengan baik.
Kamis, 02 Februari 2012
Amuse Agency Talents
Hmm.. Kali ini kenapa ya kita ngasih judul posting ini "Amuse Agency Talents"? Mau tau kenapa? Udah tentu lah, Takechan bisa seperti sekarang berkat Amuse Agency.
Selain Sato Takeru siapa aja sih para talent Jepang sana keluaran Amuse Agency? Penasaran? Kamu bisa klik di sini buat intip intip forum tentang para talent dari Amuse Agency.. ^^
Selain Sato Takeru siapa aja sih para talent Jepang sana keluaran Amuse Agency? Penasaran? Kamu bisa klik di sini buat intip intip forum tentang para talent dari Amuse Agency.. ^^
Langganan:
Postingan (Atom)



